WARTABANJAR.COM, GAZA – Pasukan Israel dilaporkan menahan sebanyak 107 pasien di salah satu bangunan Kompleks Medis Al-Shifa di Gaza barat. Kementerian Kesehatan Palestina menyebut, ratusan pasien itu terkepung di salah satu gedung di sana tanpa pasokan air, listrik dan obat-obatan.
“Setelah dua pekan sejak pasukan pendudukan (Israel) menyerbu kompleks medis tersebut, ada sebanyak 107 pasien terkepung yang berkumpul di Gedung Pengembangan Sumber Daya Manusia tinggal dalam keadaan tak manusiawi tanpa air, listrik maupun obat-obatan,” kata pihak kementerian seperti dikutip Wartabanjar.com.
Menurutnya, di antara pasien, ada 30 tempat tidur, selain 60 anggota staf medis yang ditahan. Pasukan pendudukan mencegah segala upaya untuk mengevakuasi pasien-pasien ini melalui lembaga internasional. Kementerian juga mengingatkan tentang bahaya kehilangan pasien karena kondisi kesehatan sulit yang mereka alami.
Kantor Media Gaza pada Kamis (28/3/2024) mengatakan, militer Israel telah membunuh lebih dari 200 warga Palestina di dalam Komplek Medis Al-Shifa. Mereka juga menahan 1.000 lainnya sejak menyerbu fasilitas itu sepekan lalu.







