8 Manfaat Puasa, Bisa Perpanjang Umur

Puasa juga diklaim dapat membantu meredakan peradangan, sehingga dapat membantu juga untuk mencegah terjadinya gangguan neurodegenerative. Lebih dari itu, puasa juga menghindari penyakit Alzheimer dan Parkinson.

5. Membantu Menurunkan Berat Badan
Secara teoritis, menjauhkan diri dari semua makanan dan minuman tertentu dapat menurunkan asupan kalori secara keseluruhan, sehingga dapat menurunkan berat badan seiring berjalannya waktu. Berpuasa dalam jangka waktu pendek juga dapat meningkatkan metabolisme dengan meningkatkan kadar neurotransmitter norepinefrin.

Berpuasa sepanjang hari dapat mengurangi berat badan hingga 9% dan secara signifikan menurunkan lemak tubuh selama 12 hingga 24 minggu. Apabila melihat dengan pembatasan kalori terus menerus, berpuasa sebenarnya lebih efektif dalam mendorong penurunan berat badan.

Selain itu, penelitian lain menemukan bahwa puasa dapat menyebabkan pengurangan lemak tubuh dan lemak perut yang lebih besar dibandingkan dengan pembatasan kalori terus menerus.

6. Meningkatkan Sekresi Hormon Pertumbuhan
Human growth hormone (HGH) adalah sejenis hormon protein yang penting bagi banyak aspek kesehatan. Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa hormon ini terlibat dalam metabolisme, penurunan berat badan, dan pertumbuhan otot.

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa puasa secara alami dapat meningkatkan kadar HGH. Puasa juga dapat membantu menjaga kadar gula darah dan insulin tetap stabil sepanjang hari, yang selanjutnya dapat mengoptimalkan kadar HGH, karena beberapa penelitian telah menemukan bahwa insulin dapat memengaruhi sekresi HGH.

7. Memperpanjang Umur
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa terdapat potensi efek perpanjangan umur dari puasa. Berpuasa memberikan sumbangsih secara efektif dalam meningkatkan umur panjang, menunda penyakit dan terhindar dari penuaan dini.

8. Mencegah Kanker Dan Meningkatkan Efektivitas Kemoterapi
Berpuasa dapat bermanfaat bagi pengobatan dan pencegahan kanker. Faktanya, melalui penelitian terbatas puasa dapat mengurangi perkembangan tumor dan meningkatkan efektivitas kemoterapi.(halodoc)

Editor Restu