WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Kasus penembakan yang terjadi di Al Karomah kini ditangani Polda Kalimantan Selatan. Pihak kepolisian menengarai aksi penembakan itu melibatkan residivis kasus narkoba.
Dalam wawancara wartanbanjar.com pada Jumat (8/3/2024) di Banjarbaru, Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi menjelaskan, kasus penembakan tersebut melibatkan seorang residivis kasus narkotika.
“Jadi pada saat itu, anggota kita sedang pulang dinas dan melihat ada penikaman terhadap orang,” ungkapnya.
Lantas, anggota berinisial JF yang berdinas di Polda Kalsel itu berusaha menghentikan penikaman yang dilakukan AM dan S terhadap AM.
“Lalu anggota kita memberikan peringatan berupa tembakan, namun diindahkan oleh pelaku,” tambah Kombes Pol Adam.
Hingga akhirnya, pelaku berinisial AM ditembak di bagian kaki sedangkan S kabur.
“Pelaku yang sudah kita amankan diproses dan S yang melarikan diri masih kita cari,” tandasnya.
Sedangkan JF, anggota yang menembak akan mempertanggung jawabkan perbuatannya.
“Anggota tetap kita ambil keterangannya, dan harus kita buatkan berita acaranya tentang pelumpuhan itu,” tutup Kombes Pol Adam Erwindi.
Sebelumnya diberitakan, seorang anggota Polri berinisial JF terpaksa menembak warga berinisial AM (31) di halaman sebuah masjid di Martapura.
Kepala Bidang Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi seperti dikutip WARTABANJAR.COM membenarkan peristiwa penembakan terhadap seorang pria tersebut. Kejadiannya persis di Halaman Masjid Al Karomah Martapura yang terjadi pada Kamis (29/2/2024) malam.(nurul octaviani)