Meski Menjanjikan, PT Brother International Masih Wait and See Untuk Ekspansi ke IKN
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - PT Brother International Sales Indonesia memandang Ibukota Nusantara (IKN) sebagai sebuah prospek bisnis yang menjanjikan. Namun untuk saat ini pabrikan perangkat IT asal Jepang itu masih wait and see alias menunggu perkembangan berikutnya seperti apa.
"Untuk IKN sendiri adalah sesuatu yang bagus dan menjanjikan ya. Tapi saat ini di ikn masih dalam tahap struktur atau bangunan ya. Mereka belum mengarah ke IT. Mungkin nanti begitu kantornya itu jadi berapa persen baru ada," kata Deny Santosa, General Manager Sales and Marketing PT BISI.
Deny di acara peluncuran Printer Laser hitam putih seri terbaru, di Swissotel Pantai Indah Kapuk, Jakarta, Rabu (6/3/2024) menyebut, pihaknya masih ingin melihat kebijakan selanjutnya terkait digitalisasi di ibukota negara yang baru tersebut.
"Ya kita masih melihat kebijakan-kebijakan mereka, seberapa jauh mereka mau digitalisasi. Itu yang penting," tambahnya seperti dikutip Wartabanjar.com.
Namun pihaknya juga sudah melakukan pembicaraan dengan beberapa partner terkait persiapan IKN sendiri.
"Tapi saya rasa tetep masih ada printer juga dan kita ada beberapa partner di Balikpapan yang sudah mulai membicarakan ke arah sana," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Susanto Liu, Printer Produk Manager PT BISI. Pihaknya juga sudah menyiapkan tim sales untuk menindaklanjuti perkembangan IKN.
"Di Kalimantan kita juga sudah mempunyai sales team yang terus memfollow up perkembangan IKN itu," katanya.
Dalam peluncuran produknya kali ini, PT Brother meluncurkan Printer Laser Brother terbaru, produk terbaru dalam jajaran printer laser dengan toner original terhemat pertama di Indonesia. Printer ini memberikan solusi bagi pengguna yang menginginkan pencetakan dengan kecepatan maksimal, berkualitas terbaik dan menggunakan toner printer original dengan harga ekonomis.
“Toner (tinta) yang tidak asli sering kali tidak memenuhi standar yang mengakibatkan biaya operasional tinggi, masa penggunaan mesin yang lebih singkat, dan kualitas cetak yang kurang baik. Kerusakan yang ditimbulkan oleh penggunaan toner non original juga dapat menghilangkan garansi” kata Susanto Liu.
Ada 3 jenis printer laser hitam putih terbaru dengan seri HL-B2180DW yang mempunyai fungsi tunggal untuk mencetak, DCP-B7640DW yang mempunyai fungsi print, scan, dan copy, serta MFC-B7810DW sebagai seri tertinggi dari rangkaian produk terbaru brother yang dilengkapi dengan tambahan fungsi Fax.
Menurutnya, ketiga printer laser terbaru ini menawarkan kualitas dan keandalan dalam mencetak dengan efisiensi biaya yang optimal untuk semua kebutuhan pencetakan. Produk ini merupakan seri pertama dengan toner original terhemat di Indonesia, dengan harga toner sebesar Rp. 190 ribu, tidak jauh berbeda dengan harga toner non-original atau kompatibel yang dapat mengurangi performa printer. Selain itu, kapasitas toner ini terbilang cukup besar yaitu sampai dengan 2,600 halaman hitam putih.
Printer ini juga dapat terhubung dengan kabel jaringan LAN maupun Wireless, dan dilengkapi dengan fitur duplex printing untuk mencetak bolak-balik secara otomatis.
“Kapasitas ADF (automatic document feeder – untuk memasukkan beberapa lembar dokumen secara otomatis ke mesin fotocopy untuk kemudian disalin maupun dipindai) mencapai 50 halaman,” tambahnya.
Dengan peluncuran Printer Laser terbaru dari Brother, menurut Susanto Liu, Brother Indonesia menunjukkan komitmen untuk terus memberikan solusi inovatif dalam industri pencetakan yang memenuhi kebutuhan pengguna dengan efisiensi biaya dan kualitas yang tinggi. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko