JK Ingatkan Dewan Masjid Nasional Jangan Jadi Tempat Pergulatan Politik

“Jadi, kita berada di belakang penting (momen pemilu) dan di depan penting (Ramadhan 2024). Namun, tentunya harus siapkan langkah-langkah itu sebaik-baiknya, momen kita berada dua posisi, sebagai warga negara tugas dunia telah kira jalankan. Tugas akhirat dan dunia juga Insya Allah kita jalankan sebaik-baiknya,” kata dia.

JK pun mengingatkan, persoalan dunia dan akhirat itu haruslah seimbang dilakukan oleh masyarakat Indonesia, khususnya umat muslim. Maka itu, dia berharap dalam setiap tabligh, ceramah, dan khotbah di masjid-masjid harus berdasarkan dua hal itu.

Maka itu, dalam setiap tabligh, ceramah, khotbah di masjid selalu berdasarkan hal ini, bahwa di samping kita bicara ibadah, kita bicara muamalah karena itu yang membawa kita menuju kesejahteraan dan kemakmuran ini,” pungkasnya. (Sidik Purwoko)

Editor: Sidik Purwoko