Zulkipli Yadi Noor mengajak anggota TPPS untuk memerangi stunting, anak stunting dan anak tidak stunting akan memiliki kemampuan otak yang berbeda.
“Anak-anak stunting kemampuan otaknya beda dengan anak tidak stunting dan ini berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia dan generasi penerus untuk diwariskan kepada anak dan cucu kita yang akan datang,” jelas Zulkipli.
Ia juga mengakui, tidak gampang dalam menangani stunting, namun sebagai Ketua TPPS maka dirinya yakin dan optimistis Barito Kuala bisa mengurangi maupun keluar dari permasalahan stunting terlebih adanya evaluasi yang rutin dilakukan.
Dalam pertemuan tersebut, Zulkipli juga memberikan arahan disetiap kecamatan harus ada evaluasi program capaian stunting serta meminta selama satu tahun dialokasikan minimal dua kali rapat koordinasi di kecamatan.
“Kami berharap bapak ibu sekalian rapat koordinasi diisi terkait rebuk stunting yang isi nya evaluasi secara terstruktur di Kecamatan dan kepala desa nya diundang,” jelasnya. (Rls/diskominfo)
Editor : Hasby









