WARTABANJAR.COM, JAKARTA- Pejalan kaki akan menjadi kasta tertinggi di antara mobilisasi lainnya di Ibu Kota Nusantara (IKN) kelak.
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Bambang Susantono mengatakan dalam konferensi pers di Hotel The Ritz Carlton Jakarta, Jakarta Selatan, Jumat (16/2/2024) lalu bahwa pihaknya ingin menjadikan fenomena pejalan kaki sesuatu yang asyik di IKN.
Hal itu bisa secara efisien memberikan layanan untuk menuju tempat-tempat yang diinginkan sehari-hari.
Mobilitas di IKN dalam hal ini harus mengutamakan pada pejalan kaki, kendaraan non-bermotor seperti sepeda dan transportasi publik harus lebih utama.
Kendaraan bermotor pribadi atau mobil pribadi harus dikurangi dalam rangka untuk mencapai IKN sebagai kota ramah lingkungan.
Bambang menyebut ia dan timnya akan mengembangkan satu sistem transportasi yang sustainable atau berkelanjutan di IKN.
Hal ini tentu juga akan mencakup tak hanya transportasi yang berhubungan dengan penumpang, tetapi juga barang.
Ia juga ingin menunjang aktivitas mobilitas para penghuni kota IKN dengan multimoda, yang berada di darat, laut, hingga udara.







