WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Lembaga survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) merilis hasil quick count atau hitung cepat Pemilu 2024.
Total suara masuk hingga Kamis, (15/2/2024) pukul 08.30 WIB mencapai 96,95 persen.
Hasilnya, ada 8 partai politik yang diprediksi lolos parlemen.
Adapun syarat parpol dapat lolos ke parlemen apabila mereka berhasil melampaui ambang batas parlemen alias parliamentary threshold sebesar 4 persen.
Berikut perolehan suara nasional masing-masing partai dari hasil hitung cepat CSIS yang lolos parlemen:
Baca juga: Kapolri Izinkan Demo Terkait Hasil Pemilu Presiden, Ini Syaratnya
1. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP): 16,68 persen
2. Partai Golongan Karya (Golkar): 14,75 persen
3. Partai Gerindra: 13,65 persen
4. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB): 10,63 persen
5. Partai Nasdem: 9,40 persen
6. Partai Keadilan Sosial (PKS): 8,17 persen
7. Partai Demokrat: 7,53 persen
8. Partai Amanat Nasional (PAN): 6,97 persen
Quick count CSIS menggunakan populasi 2.000 TPS yang tersebar di 38 Provinsi. Sampel dipilih dengan metode Multistage Random Sampling.
Tingkat kepercayaan Quick Count ini 95 persen dengan Margin of Error ±1%. Quick Count ini paling tidak melibatkan 1 juta pemilih.
Baca juga: Selebgram Siskaeee Nyoblos di TPS Khusus Rutan Polda Metro Jaya
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang saat ini diketuai oleh anak bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, tidak berhasil tembus ke Senayan.
Begitu juga dengan Perindo, partai milik Hary Tanoesoedibjo juga tak berhasil mengamankan kursi DPR RI. Sebelumnya, Hary Tanoe menjadi sorotan publik, lantaran istri dan kelima anaknya, termasuk juga dirinya menjadi caleg dari partai Perindo dalam Pileg 2024 kali ini.
PSI hingga Perindo tak berhasil mendapatkan suara 4 persen. Berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017 soal Pemilihan Umum, dalam pasal 414 diatur bahwa syarat partai bisa masuk ke parlemen adalah jika memenuhi ambang batas perolehan suara paling sedikit 4 persen dari jumlah suara sah nasional.







