“Guru kita ini minta tolong katanya ada api, kaget lah kami,” jelasnya.
Sontak, ia dan para guru lainnya segera mengevakuasi diri ke SDN 3 Kemuning yang letaknya di seberang TKP.
Sedangkan guru laki-laki yang ada berusaha memadamkan api yang berasal dari salah satu bangunan rumah dinas itu. Namun, upaya mereka tidak berhasil karena kobaran api semakin membesar.
“Bangunan yang terbakar habis salah satu rumah dinas guru dan rumah yang kita fungsikan sebagai gudang penyimpanan alat olahraga dan kebersihan,” jelas Dwi Timorita.
Dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa dan api cepat dikuasai oleh petugas pemadam kebakaran. (nurul octaviani)
Editor: Erna Djedi







