“Ini atas kerja sama stakeholder terkait dari arahan bapak gubernur guna penyiapan regulasi yang mendukung kegiatan penanggulangan bencana di wilayah kita, Kalsel Babussalam,” lanjut Suria Fadliansyah.
Penilaian IKD merupakan upaya untuk mengukur kapasitas penanggulangan bencana di wilayah administrasi, baik di tingkat kabupaten/kota dan provinsi.
Penilaian tersebut merupakan salah satu elemen dalam penyusunan Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) dan selanjutnya dapat digunakan dalam pemutakhiran peta risiko bencana.
Adapun ukuran IKD dan IRB yang diperoleh untuk seluruh kabupaten/kota di Kalsel yaitu:
Tanah Laut, IKD 0,51 IRB 169,22, Kotabaru IKD 0,59 IRB 147,79, Banjar IKD 0,61 IRB 133,44, Barito Kuala IKD 0,55 IRB 149,60, Tapin IKD 0,56 IRB 121,07, HSS IKD 0,46 IRB 129,09, HST IKD 0,40 IRB 125,74, HSU IKD 0,44 IRB 114,97, Tabalong IKD 0,53 IRB 142,82, Tanah Bumbu IKD 0,51 IRB 137,92, Balangan IKD 0,52 IRB 115,21, Banjarmasin IKD 0,55 IRB 92,44, Banjarbaru IKD 0,49 IRB 103,35.







