Hal ini dibenarkan oleh Koordinator Komunikasi Publik BRIN Sri Partini.
Dikatakannya, kerusakan terjadi pada bagian belakang gedung pusat arsip yang mengalami rusak parah.
“Betul. Kejadian di gedung arsip yang di Gunung Sindur,” kata Kepala Biro Komunikasi Publik, Umum, dan Kesekretariatan, Driszal Fryantoni.
“Kerusakan sekitar lima persen di bagian dinding. Beberapa arsip rusak dan basah,” tandasnya.
Hingga kini belum didapatkan informasi lanjutan terkait perbaikan dari Gedung tersebut. (ernawati/tri)
Editor: Erna Djedi







