“Saya melihat hal yang sama saat melawan Persebaya lalu ada keputusan wasit yang kemudian (secara tiba-tiba) diubah. Namun, para pemain bisa kembali ke lapangan sangat cepat adaptasi menyamakan kedudukan,” kata Marcelo, saat konferensi pers seusai pertandingan, Senin (18/12/2023).
Marcelo mengatakan, saat terjadi gol PSM, asisten wasit garis tidak mengangkat bendera sebagai tanda gol. Sehingga wasit utama meneruskan jalannya pertandingan.
Namun Marcelo kecewa, saat ada perundingan setelahnya ada peluit pengesahan gol PSM yang dinilai terlambat. “Seharusnya ikuti saja alur pertandingan,” jelasnya.
Marcelo menyampaikan, apresiasi kepada seluruh pemain yang sudah bertanding.
Mengingat PSM adalah tim yang sangat kuat, kata Marcelo, selama lima pertandingan terakhir tidak terkalahkan. Ini membuktikan kemampuan tim berjulukan Juku Eja itu.
Ia juga memberikan apresiasi kepada pencetak gol pada pertandingan ini yakni Jeam Kelly Sroyer yang baru masuk pada menit ke-87 nenggantikan Vava Mario Yagalo. “Terima kasih Jeam Kelly Sroyer,” pungkasnya. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi