Ribuan Ikan Keramba Mati di Desa Awang Bangkal Barat

    WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Ribuan ikan di jaring apung atau keramba milik warga Desa Awang Bangkal Barat, Kabupaten Banjar mati, Rabu (13/12/2023).

    Dari pantauan wartabanjar.com, terlihat ikan-ikan yang mati sedang dipisah oleh pengelola keramba. Namun beberapa dibiarkan terbawa arus air.

    Salah seorang pengelola keramva, Subki mengatakan kematian ikan tersebut di awal musim penghujan baru kali ini terjadi.

    “Selama tiga tahun mengelola, baru kali ini terjadi ikan mati saat memasuki penghujan, biasanya mati hanya karena kemarau,” ungkap Subki.

    Subki yang asyik memilah ikan juga menjelaskan bahwa kematian ikan terjadi sejak dua hari yang lalu.

    Baca Juga

    Jadwal Tanggal Merah dan Cuti Bersama Libur Nataru

    “Pas Senin tengah malam, saya lihat ikannya sudah lemas,” ujarnya.

    Hari ini, ikan-ikan yang ada di enam keramba yang dikelolanya mati.

    “Paling parah dua keramba,” ujarnya.

    Ia pun menderita kerugian ratusan juta rupiah akibat kematian ikan ini. Hal ini juga sudah diketahui oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar.

    “Tadi siang dinas kesini, saat dicek kadar oksigen di air lagi rendah. Jadi itu penyebabnya,” tutup Subki. (nurul octaviani)

    Editor Restu

    Baca Juga :   JBA Pastikan Belasan Mobil Terbakar di Pelelangan Komplek Kota Citra Grha Diproses Asuransi

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI