Untuk itu, katanya, diperlukan peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan reproduksi.
“Khususnya pada masa sebelum hamil,” bebernya.
Calon pengantin (catin) merupakan sasaran program kesehatan dalam rangka menyiapkan kesehatan keluarga untuk Layak Hamil/Siap Hamil ini.
Pada kesempatan itu, Wisnu berharap melalui kegiatan pertemuan dengan para bidan ini dapat mewujudkan percepatan penurunan AKI, AKB dan Prevalensi Stunting sebagai indikator utama pembangunan kesehatan di Indonesia, khususnya di Tanbu. (ddi/mc.tanbu)
Editor: Yayu







