Balon Gas Meledak Saat Peringatan Hari Guru

Usai ledakan itu kata dia, beberapa guru yang mengalami luka langsung dibawa ke rumah sakit terdekat. Mereka yang alami luka sudah ada yang diperbolehkan pulang.

“Ada yang sudah diperbolehkan pulang, tapi ada dua orang guru yang dirujuk ke RS Sattia Media Pedurenan,” katanya.

Warsim mengakui, kalau ada satu orang korban ledakan yang dirawat di Rumah Sakit Permatan Mustikajaya.

Hal itu dipicu karena mengalami luka yang cukup parah.

“Satu orang lainnya masih alami perawatan di Rumah Sakit Satria Media Padurenan. Dan seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh Kepala Sekolah SDN Cimuning I. Tidak ada korban anak-anak saat terjadi ledakan balon gas,” jelasnya.(atoe/berbagai sumber)

Editor Restu