17 Orang Meninggal Dunia Akibat Kelaparan di Yakuhimo Papua

Risma mengatakan, untuk pengiriman bantuan bencana kelaparan ke Distrik Amuma perlu perjalanan berkali-kali, lantaran terkendala pesawat yang mengangkut bantuan tidak selalu ada dan landasan pacu yang pendek.

“Kalau di Amuma, kita hanya bisa membawa maksimal 650 kilogram sehingga kita harus berkali-kali mengirim,” kata Risma.

Pengiriman bantuan ke Distrik Amuma sampai Selasa (24/10/ 2023), menggunakan pesawat Dimomim yang terbang dari Wamena ke Amuma.

Sedangkan untuk bantuan korban tanah longsor yang dikirim ke Distrik Anggruk dan Amuma.

Risma mengatakan, bantuan tersebut dikirim dari Jakarta menggunakan pesawat Hercules TNI AU, kemudian sebagian besar penerbangan untuk pengiriman bantuan menggunakan pesawat misionaris.

Bantuan untuk bencana kelaparan dan tanah longsor itu, di antaranya berupa makanan, pakaian, tenda gulung, beras, bahan makanan, kebutuhan sanitasi, dan kebutuhan lainnya untuk pendirian pengungsian.(kemensos)

Editor Restu