Baca juga: Setelah Banjarmasin, Geng Motor Diduga Akan Bikin Onar di Banjarbaru, Kapolres: Kami Pantau!
Namun setelah hasil ronsennya keluar, Dokter poli bedah anak d RSUP M. Djamil mengatakan bahwa anak tersebut diduga hamil,
Dikarenakan dahulu sewaktu ibunya mengandung anak tersebut diduga kembar, padahal dulu si ibu waktu mengandung 7 bulan anak tersebut di USG dan dinyatakan tidak ada kembar.
Kemudian dokter poli bedah anak d RSUP M. Djamil mengatakan sewaktu mengandung diduga anak tersebut memakan kembarannya yang lemah, jadi berkembanglah anak yang kembar tersebut di dalam perutnya.
Dokter mengatakan, jalan solusi satu-satunya yaitu operasi pada perut anak tersebut. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi






