WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – KH Hatim Salman bin Salman Jalil berpulang ke Rahmatullah pada Minggu (22/10/2023) menjelang maghrib di usia ke 65 tahun karena mengalami stroke serta sempat dirawat di ICU RSUD Ratu Zalecha.
Informasi dari pihak keluarga, jenazah akan dimakamkan Senin (23/10/2023) saat adzan Dzuhur di Alkah Muhibbin 1 Gang Madrasah.
Almarhum KH Hatim Salman bin Salman Jalil akrab disapa Guru Hatim memiliki satu orang istri dan tiga orang anak. Beliau adalah pimpinan Ma’had Aly Darussalam dan mengajarkan ilmu fiqih, almarhum dikenal sebagai sosok yang tegas namun lemah lembut dan penyayang di mata para muridnya.
“Saya belajar fiqih sama beliau di Ma’had Aly selama tiga tahun sebelum beliau sakit. Sebagai guru beliau luar biasa. Sabar mengajar anak murid, selalu dijelaskan sampai paham,” ungkap Alfina salah satu santriwati di Ma’had Aly kepada wartabanjar.com
Tak hanya itu, Guru Hatim juga kerap membagikan sanad dari berbagai kitab untuk murid-muridnya.
“Biasanya beliau membagikan sanad tiap bulan ramadhan. Saya sudah dua tahun ikut pembagian sanad dari beliau,” ungkap Alfina lagi.
Almarhum Guru Hatim juga dikenal sebagai guru yang paling disiplin dalam hal belajar mengajar. Para murid juga kagum dengan ilmu yang dimiliki beliau.
“Saya belajar dengan almarhum cuma satu minggu dan mengambil sanad tentang haid. Beliau selalu tepat waktu. Kalau beliau bilang akan ke kelas jam 8 lewat 20 menit, pasti beliau datang dan murid harus sudah berkumpul di dalam kelas sebelum jam itu,” ungkap Ami salah satu santriwati Ponpes Darussalam yang pernah belajar dengan Almarhum Guru Khatim.
Meninggalnya Guru Hatim tentu meninggalkan duka yang dalam di hati masyarakat Kabupaten Banjar. Seperti yang dirasakan Fauzan Asniah, salah satu tetangga almarhum Guru Hatim.
“Berpulangnya beliau ke Rahmatullah, bisa kita bayangkan berapa kitab yang hilang, karena beliau seringkali jadi rujukan dalam hukum dan terkenal menguasai kitab-kitab. Beliau orang besar, berilmu, dan cendekiawan,” ungkap Fauzan Asniah.
Selain dikenal sebagai sosok Pimpinan Ma’had Aly Darussalam, almarhum Guru Hatim juga merupakan salah satu Mustasyar PBNU periode 2022 – 2027.
“Almarhum sosok ulama yang tegas dan teguh dalam memegang prinsip, tapi beliau juga selalu memberikan ruang komunikasi bagi kami dalam menuangkan gagasan, beliau juga menjadi penasehat Pondok Pesantren Yatim Piatu Raudhatun Nasyi’in di Banjarbaru,” ujar Sekretaris PC GP Ansor Banjarbaru, H Muhammad Faidurrahman.
Selain terkenal sebagai sosok ulama asal Banjar yang pernah menimba ilmu di negara Mesir dan Saudi Arabia, beliau tercatat pernah menjadi Kepala Pengadilan Agama di beberapa Kabupaten Kota dan Wakil Bupati Kabupaten Banjar satu kali di masa kepemimpinan Pangeran Khairul Saleh.
Berikut profile singkat Muhammad Khatim Salman Lc
Riwayat Pendidikan :







