Ledakan tersebut menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.
“Dua luka ringan sudah dilarikan ke Puskesmas Kecamatan Setiabudi, yang satu meninggal di tempat,” ujar Tenaga Kesehatan Puskesmas Kecamatan Setiabudi, Afan di lokasi.
Rahmat menyebut, Tim Gegana nantinya akan mengecek terlebih dahulu kondisi di lokasi ledakan. Jika sudah aman, korban jiwa baru akan dievakuasi dari lokasi ledakan.
“Kita menunggu dari Gegana dahulu untuk dipastikan penyebabnya apa,” ujar Rahmat.
Sementara itu, Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Selatan menjelaskan kronologis ledakan. Dijelaskan, seorang pekerja tengah menggali tanah untuk fondasi, kemudian mengenai benda yang dikubur di dalam tanah hingga terjadi ledakan.
“Objek, dugaan sementara bom yang dikubur,” bunyi keterangan Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Selatan. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







