WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Yama Carlos ikut merasakan dampak yang signifikan akibat dari keputusan dinonaktifkannya TikTok Shop.
Keputusan ini bukan hanya menghantam kegiatan afiliasi yang dilakoninya, tetapi juga berdampak pada bisnis brand miliknya.
Yama Carlos, yang mencoba peruntungan dengan menjadi seorang afiliator, merasa sangat dirugikan dengan keputusan tersebut.
Sebagai seorang afiliasi, ia biasanya mendapat komisi dari penjualan barang yang ia promosikan melalui TikTok, namun kebijakan penutupan TikTok Shop telah menghentikan sumber penghasilan ini.







