WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah kini sudah memiliki alat CT Scan yang dianggarkan dari APBD Pemko Banjarmasin tahun 2022 senilai belasan miliar rupiah. Pembelian secara e-katalog, alat CT Scan itu pun didatangkan oleh PT Tawadha Healthcare.
Alat CT Scan ini setibanya di rumah sakit yang beralamat di Jalan Rantauan Darat Banjarmasin Selatan ini tak bisa langsung difungsikan. Hal ini pun sempat menjadi perhatian BPKP Perwakilan Provinsi Kalsel karena dinilai Wali Kota selaku penanggungjawab Sistem Pengendalian Intern (SPI) Pemko Banjarmasin sesuai dengan PP No 60/ 2008 sudah menyiapkan strategi mitigasi resiko tersebut.
Pengadaan CT Scan di RSUD Sultan Suriansyah ini dimasa jabatan direktur diisi oleh dr Muhammad Syaukani. Dirinya menjabat direktur RSUD Sultan Suriansyah dilantik sejak 1 Oktober 2021 hingga sekarang.
Harta kekayan dr Muhammad Syaukani dikutip dari elhkpn, pelaporan Maret 2022 total nilai harta kekayaannya Rp 2 miliar lebih, terdiri atas tanah dan bangunan senilai Rp 1.900.000.
Tanah dan bangunan yang dimilikinya terdiri atas tanah dan bangunan seluas 150 m2/70 m2 di Kota Banjarmasin senilai Rp 400.000.000, tanah dan bangunan seluas 192 m2/150 m2 Banjarmasin senilai Rp 1.000.000.000, tanah dan bangunan seluas 140 m2/90 m2 di Banjarmasin Rp 500.000.000. Semua merupakan hasil sendiri.
Dirinya juga memiliki alat transportasi dan mesin nilai totanya Rp 293 juta, terdiri atas mobil Honda BRV tahun 2016 senilai Rp 160.000.000, mobil Suzuki Ignis tahun 2019 senilai Rp 125 juta, serta motor Yamaha Fino tahun 2014 seharga Rp 8 juta. Semuanya itu juga merupakan hasil sendiri.







