Mahfud mengatakan pemerintah akan terus memonitoring hotspot yang meningkat.
“Meskipun tidak selamanya hotspot menjadi frespot seperti tadi laporan dari Wamen KLHK,” kata Mahfud.
Sebelumnya, petinggi salah satu lembaga resmi di Malaysia menyalahkan Indonesia atas polusi udara yang mencemari negara mereka. Malaysia mengklaim, kabut asap dari dua pulau besar Indonesia telah melintasi batas negara.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wan Abdul Latiff Wan Jaffar selaku Direktur Jenderal Departemen Lingkungan Hidup Malaysia.
Ia mengungkap bahwa kebakaran hutan di Indonesia memperburuk polusi udara pantai barat dan Sarawak. Menurutnya, kebakaran dari Sumatra Selatan dan Kalimantan Tengah menyebabkan kabut asap melintasi negara.
“Secara keseluruhan, kualitas udara di negara ini menunjukkan penurunan. Kebakaran hutan yang terjadi di wilayah Sumatera Selatan dan Kalimantan bagian tengah serta selatan milik Indonesia menyebabkan kabut asap melintasi negara,” kata Wan Abdul Latiff Wan Jaffar.(rilis)
Editor Restu







