WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Untuk mengangkat dan mempertahankan budaya dan tradisi islami di Kalimantan Selatan (Kalsel) serta memperingati kelahiran Maulid Nabi Muhammad SAW, Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum Lambung Mangkurat kembali menyelenggarakan tradisi adat Banjar yaitu Ba’ayun Maulid, di Kota Banjarbaru, Kamis (5/10/2023) kemarin.
Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setdaprov Kalsel, Husnul Hatimah mengatakan, kegiatan ini menjadi salah satu kekayaan budaya islami bagi masyarakat Kalsel.
“Peringatan maulid yang disertai prosesi Ba’ayun Maulid ini merupakan salah satu bentuk kegiatan maulid yang perlu kita pelihara dan lestarikan keberadaannya,” katanya.
BACA JUGA: Identitas Mayat Mengapung di Perairan Bunati, Diketahui Warga Balikpapan







