Menurut Menteri LHK, berdasarkan hasil pantauan ASMC, selama beberapa hari terakhir, asap terpantau moderat hingga pekat di sejumlah wilayah di Sumatera dan Kalimantan.
ASMC merupakan program kolaborasi regional di antara National Meteorological Services (NMSs) negara-negara anggota ASEAN yang diselenggarakan di bawah Layanan Meteorologi Singapura, National Environment Agency of Singapore.
“Dan pada hari Minggu (1/10/2023) mulai pekat di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan, meski begitu, terpantau bahwa tidak terjadi asap lintas batas,” jelas dia.
Menteri Siti juga mengatakan, data BMKG dari pantauan satelit Himawari menyebutkan citra sebaran asap wilayah Indonesia pada tiga hari tersebut terdeteksi asap di sejumlah wilayah di Sumatra dan Kalimantan.
Sementara, arah angin di Indonesia pada umumnya dari Tenggara ke Barat Laut-Timur Laut dan tidak terdeteksi adanya asap lintas batas.
“Jadi jelas yah, keduanya menyatakan tidak ada asap lintas batas,” kata Menteri LHK.
Meski begitu, Menteri Siti menyatakan catatan dari berbagai pihak terkait perlu menjadi perhatian.(rilis)
Editor Restu







