WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Pemilik Asman Property buka suara pasca rumah ambruk di Jalan Martapura Lama Km 6,800, Komplek Asman Pesona, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalsel, Rabu (13/9/2023) malam.

Saat ditemui awak media, Pemilik Asman Property, Ilham Fahriza menjelaskan, dari hasil pemeriksaan di lapangan, ditemukan bahwa pemilik rumah telah menambah bangunan yang diluar standar yang telah ditetapkan.

Hal ini membuat bangunannya tidak kuat sehingga berujung ambruk.

“Secara spesifikasi bangunannya itu salah, karena bangunan yang di atas itu lebih besar dari yang di bawah, sehingga berdampak buruk lalu ambruklah rumah tersebut,” jelasnya.

Pemilik rumah itu, sambungnya, menggunakan tongkat rumah ukuran 5x7 dan disambung, sementara standard tongkat yang ditetapkan pihaknya adalah adalah 10x10.

Disamping itu, tuturnya, saat membangun tambahan tersebut, pemilik rumah tidak ada melakukan koordinasi dengan Asman Property.

“Seandainya ada koordinasi, kami dapat menyarankan atau membantu membangun dengan standard bangunan yang kokoh,” tuturnya.

Fahriza menyampaikan, dalam melakukan pembangunan rumah, pihaknya selalu membangun sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah setempat.

“Jadi saat membangun, kita selalu berpatokan dengan aturan standar rumah type 36, yang telah dikeluarkan oleh pihak PUPR,” kata Fahriza.

Bahkan sebelum membangun rumah, pihaknya pasti membuat rumah contoh dulu untuk diperiksa oleh pemerintah setempat.

Setelah dinyatakan layak dan diizinkan, barulah pihaknya melakukan pembangunan.

Kendati demikian, ucapnya, dalam permasalahan kali ini, pihaknya tidak mencari siapa yang benar dan salah.

Pihaknya akan tetap membantu para korban, sebagai bentuk rasa kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama.

“Jadi, rumah yang ambruk tersebut akan kami bantu bangun kembali sesuai dengan yang semula secara gratis. Biaya pengobatan pun akan kami tanggung,” ucapnya.

Para korban dipersilakan menempati rumah kosong di komplek tersebut selama proses pembangunan rumah dilakukan.

“Semoga ini bisa jadi bahan pembelajaran bagi kita semua, dan ke depannya bisa lebih baik lagi dalam menjalankan usaha ini,” pungkasnya. (Iqnatius)

Editor: Yayu