Konsisten Lestarikan Kerajinan Tangan Khas Banjar, Kali Ini Srikandi PLN Dorong Kemajuan Perajin Arguci
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan turut melestarikan kerajinan tangan khas Banua Banjar. Kali ini menggandeng Kelompok Pengrajin Arguci di Desa Melayu Ulu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), PLN memberikan bantuan senilai Rp 75 juta dalam bentuk pelatihan keahlian, bahan, mesin jahit listrik, pembuatan etalase hingga pendampingan program.
Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UIP3B Kalimantan sekaligus Ketua Gugus Tugas Srikandi Rahayu Arimbi saat di Desa Melayu Ulu mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memperdayakan perempuan atau women empowerment melalui pembinaan UMKM yang dikelola oleh perempuan.
“Kami di srikandi PLN memiliki working group yang fokus pada isu pemberdayaan perempuan, kesehatan masyarakat, pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas pendidikan,” kata Arimbi.
Dirinya menambahkan, pembentukan Srikandi PLN bertujuan untuk melakukan pemberdayaan Perempuan baik di internal perusahaan maupun sosial masyarakat untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.
General Manager PLN UIP3B Kalimantan Abdul Salam Nganro mengatakan, PLN terus mewujudkan komitmennya dalam peningkatan kapasitas Usaha Kecil Menengah (UMK).
“Kami berkomitmen untuk menghasilkan Creating Share Value (CSV) yang berlandaskan Sustainable Developments Goals (SDGs) dalam peningkatan perekonomian yang dikolaborasikan dengan dukungan berbagai pihak untuk menumbuhkan perekonomi masyarakat berkelanjutan,” jelas Salam.
Ketua Kelompok Pengrajin Arguci Desa Melayu Ulu, Ulpatul Haniyah menjelaskan usaha yang dijalankan sudah berlangsung turun temurun.
“Kerajinan Arguci bagi saya bukan sekedar bisnis, tetapi juga sarana untuk melestarikan budaya Banjar,” jelas Ulpatul.
Ulpatul mengatakan, menjaga kelestarian budaya adalah tugas bersama, ia juga berterimakasih kepada PLN yang turut serta dalam menjaga kelestarian budaya Banjar.
“Terimakasih banyak atas bantuan yang telah berikan kepada kami, bantuan yang diberikan bukan hanya membantu perekonomian masyarakat di Kampung (Desa) Melayu Ulu, namun juga ikut melestarikan kebudayaan yang ada disini (Banjar),” imbuhnya.
Kepala Desa Melayu Ulu, Muhammad Asnan mengapresisasi bantuan yang diberikan oleh PLN.