WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Produk hasil kerajinan tangan dari Komunitas Rajut Banjarbaru (KRAB) tembus pasar Eropa. KRAB sendiri adalah komunitas binaan PLN.
Atas prestasi itu, General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan, Abdul Salam Nganro bangga dan mengapresiasi capaian yang sudah di peroleh KRAB.
“Kami sangat bangga atas capaian yang sudah diperoleh oleh Komunitas Rajut Banjarbaru. Kami berharap dengan capaian yang sudah memberikan kontribusi yang berarti bagi perkembangan ekonomi masyarakat, terutama di wilayah kerja kami” tutur Salam
PLN terus berkomitmen untuk Creating Share Value (CSV) yang berlandaskan Sustainable Development Goals (SDGs) dalam peningkatan perekonomian yang dikolaborasikan dengan dukungan berbagai pihak untuk bersama menumbuhkan ekonomi masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini sejalan dengan inisiatif Kementerian BUMN untuk memberdayakan UMKM di wilayah masing-masing.
“Upaya yang dilakukan PLN ini merupakan komitmen perseroan terhadap prinsip ‘Environmental, Social and Governance’ (ESG) dalam menciptakan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan,” tambahnya.
KRAB yang merupakan binaan PLN UIP3B Kalimantan ini terbentuk sejak tahun 2021 dengan keseluruhan anggotanya adalah ibu rumah tangga.

Seperti diungkapkan Ketua KRAB di Jalan Sidorejo RT 11 RW 02 Guntung Manggis Banjarbaru, Siti Juariah yang telah menjalankan usaha rajutannya selama tiga tahun terakhir. Awalnya hanya dari ketertarikan untuk belajar merajut.







