Sepatu Terlepas saat Upacara HUT RI, Pembawa Baki Bendera Pusaka dari Papua Pegunungan Ini Tetap Tersenyum

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Upacara Detik-detik Proklamasi HUT ke-78 RI berlangsung pagi ini, Kamis (17/8/2023) di Istana Negara, Jakarta.

Lilly Indiani Suparman Wenda bertugas sebagai pambawa baki pada upacara kemerdekaan tahun ini.

Namun, siswi dari Papua Pegunungan ini menjadi sorotan. Itu setelah insiden tidak terduga terjadi saat sepatu pembawa baki tesrebut terlepas saat pengibaran bendera.

BACA JUGA: Yesung Super Junior Turut Ramaikan HUT ke 78 RI di Twitter: “Selamat Ulang Tahun ke 78 Indonesia”

Dikutip dari laman Sekretarian Kabinet, Lilly merupakan perwakilan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) asal Provinsi Papua Pegunungan, provinsi baru setelah pemekaran wilayah Papua tahun 2022.

Lilly Indiani Suparman Wenda, perempuan kelahiran tahun 2007 ini berasal dari SMAN1 Wamena.

Saat insiden itu, semua terlihat berjalan lancar pada awalnya di mana momen sakral menghadap Presiden Republik Indonesia telah sukses dijalankan Lilly saat itu. Ia pun sudah mengantarkan sang saka merah putih untuk dikabarkan pasukan.

Akan tetapi, saat kembali ke barisan pasukan delapan, Lilly mengalami insiden. Di mana sepatu kirinya terlepas saat jalan di tempat. Peristiwa itu terekam jelas dalam tayangan yang disiarkan saat Live Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI.

Dengan langkah tegap dan wajah yang tetap senyum Lilly terus melanjutkan tugasnya meskipun hanya dengan satu sepatu. Ia pun sukses menuntaskan tugasnya hingga akhir dengan baik.

Profesionalitasnya dipuji warganet. Banyak yang menilai mental para Paskibraka sangat luar biasa, karena bisa tetap tenang menyelesaikan tugas meski dalam tekanan.

“Sepatu pembawa baki copot satu terus teman-temannya nahan ketawa wkwkwk enggak apa-apa banget sayang kalian sudah keren,” tulis seorang warganet dikutip dari rri.co.id.

“Kirain sepatu siapa itu di lapangan Istana, sepatu bakinya copot. Tapi keren tetap senyum enggak panik,” tambah warganet lain, di kolom komentar Youtube Sekretariat Presiden.

“Paski-nya keren parah. Meskipun talinya susah kepasang, sepatu pembawa bakinya copot sebelah tapi kalian kece mampus,” sambung warganet lainnya.

Presiden Jokowi sendiri memberikan tepuk tangan sebagai apresiasi suksesnya tugas Paskibraka.

BACA JUGA: Selama Peringatan HUT ke-78 RI, PLN Siagakan 1.520 Personel Jaga Kehandalan Pasokan Listrik

Daftar paskibraka nasional 2023

Pada upacara pagi ini, tercatat ada 76 pelajar yang menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Para anggota Paskibraka ini merupakan putra-putri Indonesia yang berasal dari 38 provinsi dan telah menjalani seleksi ketat.

Berikut ini daftarnya:

Provinsi Aceh

Raihanah Az Zahra
Al Fathir Rayan Pratama

Provinsi Sumatra Utara

Davina Anis Raisha
Nabil Arya Barata Lubis

Provinsi Sumatra Barat

Afifah Rinra Putri
Alfin Alfarisi

Provinsi Riau

Kezia Maruny Paramitha
Kelvin Ramahenda

Provinsi Jambi

Auranisah Izati
M. Gibran Haffiyan Faza

Provinsi Sumatra Selatan

Keyla Azzahrah Purnama
Bintang Wirasatya RA

Provinsi Bengkulu

Mutia Azzahra
Samsuar Alamsyah

Provinsi Lampung

Agita Nazara
Frans Timothy Prawira Siallagan

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Bunga Puspita Sari
Febri Arwan Syah

Provinsi Kepulauan Riau

Adelia Sibarani
Sanika Satyawada Fauzi Arthadira

Provinsi DKI Jakarta

Inolla Jovial Gwineth Jacob
Muhammad Faqih Fhihi

Provinsi Jawa Barat

Cabbyan Davita Gunawan
Raja Siam Al Ghiffary Panjiyoga

Provinsi Jawa Tengah

Yustisie Chelsea Awanda
Fardhan Fathi Kamal

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Nessya Ayudhia Alwanni
Muhammad Rizky Karunia Putra

Provinsi Jawa Timur

Kirei Na Hana Ramadhani
Wira Yudha

Provinsi Banten

Naila Aulita Alqubra Sinapoy
Dzaki Abiyyu Ryanza

Provinsi Bali

Komang Andini Tria Amanda
Made Guruh Anggara Putra

Provinsi Nusa Tenggara Barat

Putri Lintang Sari
Muhammad Andhika Pratama

Provinsi Nusa Tenggara Timur

Gita Natin Ngura Habba Lagu
Passya Fredrick Sihupala

Provinsi Kalimantan Barat

Theresia Novennia Decianty
Sabda Sadewa Baadillah

Provinsi Kalimantan Tengah

Kachina Ozora
Tarangga Mahatvavirya Andyeanta

Provinsi Kalimantan Selatan

Ela Noval Putri Ghafur
Ahmad Faddilah Rahmadani Ilham

Provinsi Kalimantan Timur

Nur Fadia Aguspika
Rangga Nuke Leonaardo

Provinsi Kalimantan Utara

Mellifriska
Muhammad Rahmat

Provinsi Sulawesi Utara

Kezia Ziva Varzea Kamu
Nathaniel Shawn Edgar Sondakh

Provinsi Sulawesi Tengah

Gracia Marselina Amal
Fitrah Putra Kedua

Provinsi Sulawesi Selatan

Stevia Azalia Saranga
Agusaryanto
Provinsi Sulawesi Tenggara

Nadira Syalvallah
Wiradinata Setya Persada

Provinsi Gorontalo

Aqilah Najwa Toyib
Diki Wahyudi Ahiri

Provinsi Sulawesi Barat

Zae Try Syfra
Juan Christofer P. Sihombing

Provinsi Maluku

Hana Grace Nuruwe
Achmad Rasya Alfarizki

Provinsi Maluku Utara

Muhtafia Asmar Badarab
Deril Tonga

Provinsi Papua

Rose Athena Melanesia Nauw
Millian Sampari Mandowen

Provinsi Papua Barat

Paskalia A. Kubiari
Muhamad Moreno Aryl Rimosan

Provinsi Papua Barat Daya

Gebby Dimara Yan
Loi Oktavianus Sanadi

Provinsi Papua Pegunungan

Lilly Indiani Suparman Wenda
Mahardhika Benhill Wapai

Provinsi Papua Tengah

Kefira Melinda Arsal
Martinus Arnold Yogi

Provinsi Papua Selatan

Esthi Stevanie Hamad
Juan Paulinus Damianus Faya.(wartabanjar.com/berbagai sumber)

editor: didik tm