“Yang paling terkesan saat bertemu dengan peserta dari negara lain, dan kami saling bercerita karena saya baru pertama kali ini mengikuti jambore dunia,” ucapnya.
Pertanyaan Menpora Dito pun berlanjut ke cuaca yang panas mencapai 38 sampai 40 derajat.
“Di sini dapat banyak berita bahwa, di sana penyelenggaraannya kurang dan juga di sana panas ekstrem jadinya banyak yang pingsan dan terus kamu bagaimana?,” tanya Menpora Dito lagi.
“Ya, kontingen tetap solid dan bersemangat mengikuti kegiatan akbar empat tahun sekali ini, dan kami kayaknya kuat,” jawabnya.
Menpora Dito juga memberikan semangat kepada peserta Indonesia.
“Pokoknya, Tania dan teman-temannya, kalau sekiranya ada kendala dan juga kalau cuaca makin ekstrem untuk jangan gengsi, jangan malu untuk berbicara dengan pembina atau pengawas di sana. Karena kalian di sana itu sebagai perwakilan resmi merah putih,” katanya.
“Jadi kalian tidak hanya datang sebagai individu tapi datang sebagai perwakilan Negara Republik Indonesia. Kita di sini, dari Kementerian Pemuda dan Olahraga bertanggung jawab dan juga pasti memonitor terus kondisi kalian,” tutupnya. (rls)
Editor Restu






