WARTABANJAR.COM - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo meninjau langsung kondisi peserta Jambore Pramuka Dunia di Korea Selatan melalui zoom, Senin (7/8).

Seperti diketahui 1500 Pramuka Indonesia berada di Korea Selatan mengikuti Jambore Dunia ke-25. Namun kabar gelombang panas mendera hingga membuat banyak negara mundur dan ratusan peserta pingsan.

Jambore Pramuka Dunia yang ke-25 di gelar di Korea Selatan dari tanggal 1-12 Agustus 2023. Pada perbincangan tersebut, Menpora Dito menanyakan kabar Tania sebagai peserta Jambore Pramuka Dunia.

Baca Juga

4 Senjata Rakitan Ditemukan di Lapas Narkotika Karang Intan

"Hello Tania, apa kabar? Bagaimana masih semangat ikut Jambore," tanya Menpora Dito kepada Tania.

Mendapat pertanyaan tersebut, Tania pun langsung menjawab. Menurutnya, kabarnya baik dan sampai sekarang masih semangat untuk mengikuti Jambore. "Masih semangat kan," jawabnya.

"Apa yang paling berkesan selama ikut Jambore di Korea ?," tanya Menpora Dito lagi.

"Yang paling terkesan saat bertemu dengan peserta dari negara lain, dan kami saling bercerita karena saya baru pertama kali ini mengikuti jambore dunia," ucapnya.

Pertanyaan Menpora Dito pun berlanjut ke cuaca yang panas mencapai 38 sampai 40 derajat.

"Di sini dapat banyak berita bahwa, di sana penyelenggaraannya kurang dan juga di sana panas ekstrem jadinya banyak yang pingsan dan terus kamu bagaimana?," tanya Menpora Dito lagi.

"Ya, kontingen tetap solid dan bersemangat mengikuti kegiatan akbar empat tahun sekali ini, dan kami kayaknya kuat," jawabnya.

Menpora Dito juga memberikan semangat kepada peserta Indonesia.

"Pokoknya, Tania dan teman-temannya, kalau sekiranya ada kendala dan juga kalau cuaca makin ekstrem untuk jangan gengsi, jangan malu untuk berbicara dengan pembina atau pengawas di sana. Karena kalian di sana itu sebagai perwakilan resmi merah putih," katanya.

"Jadi kalian tidak hanya datang sebagai individu tapi datang sebagai perwakilan Negara Republik Indonesia. Kita di sini, dari Kementerian Pemuda dan Olahraga bertanggung jawab dan juga pasti memonitor terus kondisi kalian," tutupnya. (rls)