WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Rabu (2/8/2023) tengah malam, menjadi tragedi ambruknya Jembatan Kumap yang berada di antara dua desa, Desa Burum dan Desa Panaan, Kecamatan Bintang Ara, Kabupaten Tabalong.
Asal muasal ambruknya Jembatan Kumap malam itu, karena dilintas satu unit truk, akibatnya truk dan penumpangnya terjatuh ke sungai di bawah jembatan.
Iwan, aparat Desa Burum, Kamis (3/8/2023) mengatakan, jembatan tersebut runtuh saat dilintasi truk bermuatan enam orang penumpang, dan satu supir.
BACA JUGA: Akibat Abrasi Tanah, Bagunan Lantai 2 di Sungai Miai Banjarmasin Nyaris Ambruk
Ke tujuh orang ini jatuh ke sungai dan sempat dilakukan pencarian oleh relawan setempat.
Sejumlah petugas di Kabupaten Tabalong pun meluncur ke lokasi untuk melakukan pencarian. Beberapa alat juga disiapkan, mulai dari pencahayaan hingga perahu karet.
“Ada enam orang dan supir satu yang ada di dalam truk jatuh tersebut,” cerita Iwan.
Tak berselang lama, enam orang dari tujuh korban yang terjatuh ditemukan dalam keadaan selamat, namun satu di antaranya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Semua korban yang jatuh akibat runtuhnya jembatan langsung dilarikan ke rumah sakit. Sementara truk masih berada di sungai menunggu proses evakuasi.
Berawal dari WA
Petaka Jembatan Kumap, karena tak mampu menahan beban sebuah truk, Rabu (2/8/2023). Truk dan sejumlah awaknya terjun bebas.
Kabar runtuhnya jembatan Kumap bermula dari media sosial dan grup-grup percakapan WhatsApp warga Tabalong.
Informasi yang dihimpun apahabar.com, selain mengangkut kayu, terdapat pula sebanyak 8 orang di atas truk. Termasuk sopir.
Truk beserta muatannya jatuh ke sungai yang berada persis di bawah jembatan. Dua orang yang merupakan buruh kayu menjadi korban.
BACA JUGA: Detik-detik Ledakan di Pusat Kota Paris, Gedung Ambruk Tercium Gas Menyengat
Lantas, satu dilarikan ke rumah sakit. Sedangkan satu lainnya sempat dalam pencarian.
“Satu orang yang sempat dalam pencarian ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” kata seorang warga Panaan kepada media ini, Kamis pagi (3/8).
Sampai pagi ini, pihak kepolisian dari Polres Tablong belum mengeluarkan pernyataan resmi.(wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: didik tm
Jembatan Kumap Tabalong Ambruk, Truk dan 8 Penumpang Terjun Bebas, Satu Orang Tewas







