Fakhruddin juga menyatakan bahwa terlapor telah bertemu dengan ayah dari batita tersebut untuk meminta maaf sehari setelah kejadian.
Namun, ayah korban tetap bersikeras untuk memproses hukum di Polrestabes Makassar.
“Jabatannya adalah wakil direktur, M ini adalah pensiunan dokter PNS. Kami sudah bertemu dengan bapak korban, dan terlapor ini memang bekerja di Rumah Sakit Bahagia,” ucap Fakhruddin, masih dilansir Beritasatu.com.
Terhadap tindakan M yang terlihat menempeleng kepala batita tersebut hingga membuatnya terjatuh, Fakhruddin menyatakan bahwa itu terjadi di luar area rumah sakit dan bukan menjadi tanggung jawab RSU Bahagia.
“Kejadian ini terjadi di luar jam dinas yang bersangkutan dan tidak berada di rumah sakit. Tindakan terlapor tidak ada hubungannya dengan rumah sakit, dia hanya secara kebetulan bekerja di sini,” tambahnya. (edj)
Editor: Erna Djedi
Berita ini telah tayang di beritasatu.com dengan judul Dokter Tempeleng Batita karena Kesal Diganggu Main Catur Ternyata Wakil Direktur RSU Bahagia







