Pemasangan perangkap tersebut dikatakan Rizaini, dalam waktu tiga hari beruang madu yang meresahkan warga desa Teluk Haur berhasil tertangkap.
Dugaan jumlah beruang lebih dari satu juga disampaikan beberapa warga Desa Teluk Haur.
“Sesuai kesaksian warga jumlah lebih dari 1 ekor beruang madu berukuran besar dan kecil (anak), membuat perangkap akan ditinggal, yang harapannya beruang madu liar dapat tertangkap perangkap yang ada,” ujarnya
Hewan yang aktif pada malam hari untuk mencari makan tersebut membuat para warga menjadi waswas di lingkungannya sendiri.
Rizaini mengimbau warga agar selalu waspada jika beraktifitas malam hari, dan jika tidak penting lebih baik berdiam diri atau berkumpul bersama keluarga di rumah. (edj)
Editor: Erna Djedi







