WARTABANJAR.COM, AMSTERDAM – Setelah hampir 13 tahun menduduk tampuk Perdana Menteri (PM), Mark Rutte dilaporkan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai PM Belanda.
Hal ini terjadi usai koalisi pemerintahannya kolaps, lantaran perbedaan pendapat saat mengatasi imigran.
Mengutip laman AFP, Minggu (9/7/2023), Rutte telah mengajukan permohonan pengunduran diri ke hadapan Raja Willem-Alexander pada Jumat lalu.
Rutte yang memimpin sejak tahun 2010 silam merupakan pemimpin terlama kedua di Eropa mengatakan ketidaksepahaman dalam mengatasi pembatasan imigran telah menyebabkan pemerintahannya terpecah belah. (edj)
Editor: Erna Djedi