Hasil pemeriksaan seluruh kasus meninggal melalui genom sekuensing menunjukkan positif antraks.
Dugaan sementara kejadian itu, kata Nadia, para korban mengonsumsi daging sapi yang berlangsung saat perayaan Idul Adha 1444H/2023.
Nadia mengakui Kabupaten Gunung Kidul termasuk dalam daerah endemi antraks.
“Bisa saja sapi tertular saat makan rumput yang mengandung virus antraks. Kemungkinan lain, virusnyna mengendap di bawah tanah terangkat karena aktivitas penggarap, karena antraks bisa bertahan hidup lama di permukaan tanah,” paparnya.
Masyarakat diimbau memperhatikan kondisi dan kualitas daging sapi yang akan dikonsumsi.
Dia juga mengimbau peternak melengkapi pelindung diri seperti sepatu boot, sarung tangan, hingga pakaian yang menutup seluruh bagian tubuh saat beraktivitas. (edj/berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







