Pada waktu itu, bumi akan sepenuhnya diterangi oleh matahari dan terlihat paling baik ketika bulan akan terbit pada malam sebelumnya .
Supermoon Juli 2023 disebut Juga Buck Moon.
Seperti fenomena bulan purnama lainnya, supermoon Juli 2023 juga memiliki nama yang paling populer yaitu Buck Moon yang berasal dari tanduk rusa jantang (bucks).
Disebutkan Almanac pada bulan Juli, tanduk rusa jantan sedang mengalami pertumbuhan.
Namun, supermoon ini juga memiliki nama lain seperti Thunder Moon, Hay Moon, Salmon Moon, dan Raspberry Moon.
Baca Juga: Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur di Tanah Bumbu Sudah Diamankan
Buck Moon bisa disebutkan supermoon karena jaraknya sedikit lebih dekat ke bumi sehingga terlihat besar dan terang.
Pada dasarnya, bulan memiliki orbit berbentuk elips.
Karena hal itu, setiap bulannya bulan memiliki titik perigee (jarak terdekat) dan (apogee) jarak terjauh yang berkisar 225.800-251.800 mil atau 363.400-405.500 kilometer.
Fred Espenak, astronom NASA menjelaskan bulan yang memenuhi supermoon memiliki jarak terdekat hingga 90%.
Karena itu wajar jika ukurannya akan jauh lebih besar.
Meski demikian, Buck Moon ternyata menjadi supermoon pertama dan terkecil dari sisa fenomena itu di tahun 2023.
Supermoon selanjutnya akan berlangsung pada tanggal 1 Agustus, 30 Agustus dan 29 September yang diperkirakan akan lebih besar.
Ketika fenomena Buck Moon berlangsung jaraknya akan berada di titik 361.935 km dari bumi. Sedangkan supermoon terbesar yang akan berlangsung pada 30 Agustus dengan nama Blue Moon berjarak 357.334 km dari bumi.