Suparmi Awasi Hewan Kurban Masuk Kalsel, Antisipasi Penyakit Mulut Kuku dan Kulit Benjol

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Menjelang Idul Adha Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kalimantan Selatan (Kalsel) memantau arus masuk hewan kurban.

Kadisbunak Kalsel, Hj Suparmi, untuk hewan kurban didatangkan dari beberapa tempat di luar Kalsel, seperti dari NTT, NTB, Bali, Jawa Timur, dan juga beberapa provinsi yang biasa mengisi pasokan di Kalsel.

Ia menuturkan, untuk hewan kurban sendiri bisa dipastikan aman dari segala penyakit hewan.

Pasalnya, baik dari hewan yang masuk ke Kalsel maupun yang dari lokal, terus dilakukan monitoring atau pemeriksaan.

Baca juga:

Tiga Pilar Tanbu Intens Bahas Pengamanan Pemilu Serentak 2024, Digelar Estafet Per Kecamatan

“Karenakan untuk hewan kurban, salah satu persyaratannnya juga harus bebas dari penyakit hewan seperti PMK (Penyakit Mulut dan Kuku), bahkan penyakit yang baru yaitu penyaki kulit berbenjol,” tuturnya.

Terkait harga sendiri, ucap Suparmi, diperkirakan akan tetap normal seperti biasanya, karena untuk stok sudah terbilang lebih, sehingga harga bisa dikendalikan dengan baik.

“Kalaupun ada kenaikan pun bisa terbilang wajar, karena mengingat setiap peringatan seperti lebaran, pasti ada momentum kenaikan harga. Namun kita akan tetap jaga agar masih dibatas kewajaran,” pungkasnya. (qyu)

Editor: Erna Djedi

Baca Juga :   Dipimpin Figur Berpengalaman, AGNIA Perkuat Konsolidasi Guru Ngaji Nasional di Banjarbaru

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca