Dalam pertemuan tersebut disebut Karni Ilyas, Jokowi juga mengatakan bahwa aksi cawe-cawe itu dilakukannya demi kepentingan negara.
Bukan untuk kepentingan dan tujuan pribadi. “Jadi, cawe-cawe itu demi negara, bukan demi (kepentingan) pribadi,” jelasnya.
Pernyataan ini kemudian diperjelas oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
Pramono menegaskan, cawe-cawe yang disampaikan Jokowi bukan untuk memengaruhi hasil Pemilu 2024, namun dalam konteks positif.
Menurutnya, Kepala Negara ingin pemilu berjalan dengan baik, jujur, adil, dan transparan.
“Bukan cawe-cawe kemudian untuk pengaruhi hasil pemilu, sama sekali enggak,” kata Pramono, Selasa (30/5/2023). (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







