Sementara itu Direktur UPZ Bank Kalsel Muhammad Fajri Muhtadi menjelaskan, bantuan tersebut dikumpulkan pihaknya dari para pegawai dan karyawan yang gajinya dipotong sebanyak 2,5 persen setiap bulannya.
“UPZ mengelola dan mendistribusikannya untuk yang berhak menerimanya, tidak hanya musibah kebakaran tetapi juga bantuan lainnya,” jelasnya.
Bantuan merupakan bentuk empati pihaknya kepada para korban. Ia merinci, berdasarkan data yang diterima pihaknya jumlah rumah yang mengalami rusak total sebanyak 6 unit masing-masing mendapatkan 15 juta.
Sementara 2 unit rumah rusak sebagian masing-masing 10 juta, sehingga total bantuan 110 juta rupiah.(aqu/ip banjar)
Editor Restu







