Alasan Politikus Malaysia Tolak Konser Coldplay di Negeri Jiran

“Apakah pemerintah mau menyuburkan hedonisme dan budaya menyimpang di negara ini,” kata Nasruddin di Facebook membeberkan alasan penolakannya terhadap Coldplay.

Ia kemudian menyarankan konser di Malaysia dibatalkan karena tak membawa keuntungan apa pun bagi negara, ras, dan agama.

Pernyataan tersebut membuat geram sejumlah pihak, termasuk Menteri Pembangunan Pemerintah Lokal Malaysia, David Nga Kor Ming.

Nga mengatakan konser Coldplay ini bukan semata-mata masalah perhelatan musik.

“Ini karena kami tahu bahwa ini bukan hanya masalah penampilan, tapi konser semacam ini bisa membantu pertumbuhan ekonomi,” ujar Nga.

Baca Juga: Satu Setengah Bulan Buron, Pelaku Penganiayaan di Gang 17 Juli Kuin Cerucuk Ditangkap

Lebih lanjut, Nga menjelaskan konser Coldplay sesuai aspirasi pemerintah dalam membentuk Kuala Lumpur menjadi kota metropolitan dengan acara-acara hiburan.

Nga juga menganggap filosofi Coldplay sesuai dengan inisiatif kementerian untuk bersih-bersih pemerintahan.

Pernyataan ini merujuk kampanye Coldplay pada 2021 lalu yang mendukung kapal membersihkan sampah plastik dari sungai-sungai di Malaysia.

Selain itu, Nga berharap bisa memperkenalkan makanan khas Malaysia saat band itu tiba di Negeri Jiran demi menyukseskan program Visit Malaysia Year 2025.

Ia lantas menyarankan agar Nasruddin tak perlu membeli tiket konser Coldplay dan tak usah menghasut masyarakat yang ingin menonton konser tersebut.

“Kalau PAS tidak suka Coldplay, sederhana saja, tidak usah membeli tiket konser mereka. Itu saja. Tapi jangan halangi penggemar Coldplay menghadiri konser mereka,” ujarnya, seperti dikutip dari Free Malaysia Today. (berbagai sumber)

Editor: Yayu