Menkumham Yasonna Laoly Bantah Anaknya Terlibat Monopoli Bisnis Lapas

Dirinya mengklaim bahwa anaknya tidak terlibat dalam monopoli bisnis tersebut. Tudingan tersebut terkait urusan politik.

Sebelumnya Tio Pakusadewo menyebut bisnis barang haram di dalam lapas. Di salah satu penjara bahkan menawarkan paket seharga Rp 18 juta. Dibawa oleh wanita mengaku sebagai istri.

Paket dibawa oleh sang istri dan diserahkan melalui mulut dengan berciuman. “Bisa pindah dah tuh,” jelasnya.

Hal yang mengagetkan adalah keberadaan pabrik narkoba di dalam penjara. Dibeberkan Tio hal ini melibatkan dengan anak menteri.

“Even pabriknya pun ada. Ini kartel ini. Yang menggagas bekas napi menggaet anak menteri,” bebernya.(aqu)

Editor Restu