WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, belakangan ini menjadi sorotan setelah sikapnya dinilai antikritik.

Berawal dari unggahan TikToker Bima Yudho Saputro tentang kondisi jalan rusak parah di Lampung.

Namun ujungnya, kritik Bima ini justru dilaporkan karena membahas kebobrokan infrastruktur di Lampung

Dilansir Viva, Bima dilaporkan oleh seorang advokat bernama Ginda Ansori Wayka.

Ginda menilai apa yang disampaikan Bima dapat memperburuk citra Lampung.

Tak berselang lama, Bima mengaku keluarganya mendapat intimidasi dan ancaman.

Bahkan, kediamannya di Desa Ratna Daya didatangi oleh pihak Polres Lampung Timur dan Kapolsek Raman Utara.

Adapun Bima mengungkap, sang ayah yang bekerja sebagai aparatur sipil negara (ASN) juga sempat dipanggil oleh Bupati Lampung Timur.

Dalam pertemuan itu terjadi komunikasi dengan Gubernur Lampung melalui sambungan telepon.

Bima mengungkap, sang Gubernur sampai melontarkan kata-kata makian ke orangtuanya.

Ayah Bima bahkan disebut tidak becus dalam mendidik anak.

Parahnya lagi, Arinal mengancam bakal memproses kasus ini lebih lanjut.

Masih dilansir Viva, melihat ada yang tidak beres dengan perlakuan sang Gubernur terhadap kritik yang diterimanya, warganet pun ramai-ramai melabeli Arinal sebagai sosok antikritik.

Kehidupan pribadinya pun mulai dikuliti.

Salah satunya gaya hedon sang istri, Riana Sari Arinal yang kerap pamer kemewahan di Instagram pribadinya @rianasariarinal.

Adapun, akun tersebut kini sudah di-privasi alias digembok.

Meski demikian, potretnya saat kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan (Kalsel) tersebar.

Dalam potret itu Riana tampak menenteng tas Louis Vuitton seharga puluhan juta.

Melalui unggahan akun twitter @Aryprasetyo85, terlihat Riana sedang berfoto berlatarkan patung bekantan sebagai maskot Kalimantan Selatan yang terletak di tepi Sungai Martapura, Banjarmasin.

Dalam potret itu, istri Gubernur Lampung terlihat memakai kerudung berwarna biru, kacamata hitam, baju hitam dan celana biru.

Tak lupa ia juga menenteng sebuah tas cokelat buatan brand kenamaan Perancis.