WARTABANJAR.COM – Bonus demografi dimana jumlah anak muda lebih banyak dibandingkan orang tua di Tanah Air ini harus mampu ditangkap sebagai peluang oleh bangsa Indonesia untuk memajukan dan menyejahterakan negeri.
Diungkapkan Ketua Asfa Foundation Komjen Pol (Purn) Dr H Syafruddin Kambo saat menghadiri acara pengajian akbar, buka puasa, tasarruf zakat dan sholat tarowih di Pondok Modern Tazakka, Batang Jawa Tengah, Minggu (9/4/2023).
Lebih lanjut dalam sambutannya, Haji Syafruddin menyampaikan, peran pesantren sangat menentukan dimana terdapat jutaan santri yang hidup berasrama dan ditanamkan nilai-nilai pondasi tentang kemandirian dan keteguhan hidup serta terbiasa dengan dinamika hidup bermasyarakat.
Dirinya mengapresiasi peran pesantren yang terus memproduksi manusia-manusia unggul yang memiliki ilmu, wawasan, keterampilan dan akhlakul karimah.
Wakil Menteri Agama RI, Dr KH Zainut Tauhid Saadi menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas peran Pondok Modern Tazakka yang tidak hanya berurusan dengan dunia pendidikan bagi santrinya saja, namun juga berpikir bagaimana ikut memakmurkan dan menyejahterakan masyarakat.
Apa yang dilakukan oleh Tazakka sudah benar, karena menurutnya, sesuai dengan amanat UU Pesantren 18/2019, bahwa pesantren memiliki tiga fungsi yaitu pendidikan, dakwah dan sosial kemasyarakatan.
Dr Zainut Tauhid juga mengapresiasi peran Lazis Assalam Fil Alamin yang terus memberikan manfaat bagi kaum muslimin.
Menurutnya, sinergitas dari berbagai elemen masyarakat, lembaga-lembaga zakat dan pemerintah dalam percepatan untuk memajukan bangsa Indonesia perlu dilakukan secara massif dan berkesinambungan.
