Pemprov Kalsel Bentuk UPTD Pelayanan Krisis dan Epidemi Kesehatan, ini Tugas dan Fungsinya

Ia menambahkan, sebelum melakukan kegiatan di lapangan, pihaknya terlebih dahulu melakukan pemetaan seluruh Kalsel tentang bencana alam di Kalsel.

Menurut data tahun 2021 dan 2022 yang mereka kumpulkan, bencana di Kalsel ada banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan kebakaran hutan dan lahan.

“Kemudian sering terjadi banjir pada bulan Desember sampai April, curah hujan belum merata dan tahun sebelumnya untuk banjir berbarengan dengan tanah longsor dari September,” terangnya.

Ia berharap, dengan terbentuknya UPTD Pelayanan Krisis dan Epidemi Kesehatan, bisa memberikan sesuatu yang terbaik sesuai dengan visi dan misi Gubernur Kalsel.

“Kami menunggu juga arahan dari dinas untuk meminta tenaga yang paham tentang epidemiologi, karena sebenarnya pekerjaan di UPTD ini pekerjaan lapangan untuk melihat pasca bencana,” pungkasnya. (brs/MC Kalsel)

Editor: Yayu

Baca Juga: Kerbau Berkeliaran di Jalan Kembali Makan Korban, Motor Hancur dan Mobil Penyok Hingga Ada yang Tewas