Bunkai atau omote berarti analisa baku suatu gerakan. Bagaimana gerakan tersebut maka begitu juga aplikasinya atau bisa dibilang makna harfiah.
Adapun ohyo atau ura adalah penafsiran gerakan jika digunakan dalam situasi membeladiri. Tentunya ada perbedaan dalam aplikasinya karena disesuaikan dengan kondisi membeladiri.
Selanjutnya henka atau honto. Ini merupakan penafsiran yang bisa saja berbeda dengan gerakan bakunya. Atau bisa dikatakan ini adalah makna tersirat.
Contoh, sebuah teknik tangkisan tidak selalu berarti hanya bisa digunakan menangkis karena bisa saja itu menjadi sebuah teknik pukulan.
Dengan mempelajari tiga tahap penafsiran tersebut membuat berlatih jurus akan menjadi semakin mengasyikan. (*)
Lebih jelasnya silakan And simak video tentang penafsiran jurus ini :
Editor Restu







