WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Penyelenggaraan haji 2023 tinggal hitungan bulan.
Karena itu, sejak sekarang jajaran terkait di seluruh Indonesia melakukan persiapan untuk pemberangkatan para tamu Allah itu.
Dalam rangka mengendalikan faktor risiko kesehatan jamaah haji, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kesehatan menggelar Rapat Koordinasi Pelayanan Kesehatan Haji Ramah Lansia di Banjarmasin.
Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Diauddin ini sebagai langkah lanjutan dari amanat undang-undang nomor 8 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh dalam pembinaan, pelayanan, dan perlindungan pada jemaah haji.
“Sesuai dengan tujuannya yaitu mengendalikan faktor risiko kesehatan jemaah haji, menjaga agar kondisinya sehat selama di Indonesia, selama perjalananan dan pada saat di tanah suci dan mencegah terjadinya transmisi penyakit menular yang terbawa keluar atau masuk ke Indonesia,” kata Diauddin, Jumat (17/3/2023).
Diauddin menjelaskan, pada tahun 2022 jumlah angka kematian jemaah haji di Kalsel ada sebanyak 7 orang, yang 4 di antaranya meninggal di tanah air dan 3 orang meninggal di Arab Saudi.







