TRAGIS! Siswa SD Gantung Diri karena Sering Dibully Anak Yatim

Pada saat dibawa ke klinik, diketahui nadi MR masih berdenyut.

Namun, takdir berkata lain. Setibanya di klinik, MR menghebuskan napas terakhir.

Kapolsek Pesanggaran, AKP Basori Alwi, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Kejadiannya Senin, 27 Februari 2023 sekitar pukul 16.00. Korban ditemukan oleh ibunya. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) polisi juga menemukan seutas tali yang digunakan MR untuk akhiri hidup,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap para saksi, ujar Kapolsek, MR nekat mengakhiri hidup lantaran minder.

Paslanya, hampir setiap hari MR yang kebetulan berstatus yatim selalu di-bully teman-temannya. (edj/berbagai sumber)

Editor: Erna Djedi