UPDATE Ledakan di Blitar, Bayi 4 Bulan Gegar Otak dan Potongan Tubuh Terlempar 150 Meter

WARTABANJAR.COM, BLITAR – Ledakan di Dusun Tegalrejo, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, diperkirakan terjadi hingga radius 100-150 meter.

Hal itu lantaran potongan tubuh korban terlempar dan ditemukan sejauh 100 meter lebih dari pusat ledakan, di rumah Darman (65).

“Potongan tubuh korban rata rata terlempar sekitar 100 sampai 150 meter dari titik ledakan,” kata Anggota Tim SAR Trenggalek, Eko Hasim, yang melakukan evakuasi di lokasi, Senin (20/2/2023).

BACA JUGA :Saking Dahsyat Ledakan Petasan di Blitar, Sampai-sampai Potongan Tubuh Nyangkut di Pohon Dekat Lokasi

Tak hanya itu, potongan tubuh tersebut ada yang ditemukan di jalan, di atap rumah warga, hingga di kebun.

Sementara itu, satu bayi berusia empat bulan mengalami gegar otak ringan akibat ledakan di rumah warga di Kecamatan Ponggok pada Minggu (19/2/2023) malam,

Bayi tersebut merupakan satu dari 24 warga yang mengalami luka-luka usai ledakan diduga karena bahan petasan terjadi di rumah warga bernama Darman (65).

Empat orang tewas dalam peristiwa itu, termasuk sang pemilik rumah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Christine Indrawati mengatakan, bayi berusia empat bulan tersebut mengalami gegar otak ringan.

Kini bayi itu masih menjalani perawatan di RSUD Srengat, Kabupaten Blitar.

“Gegar otak ringan. Tapi harus dilakukan observasi karena bayi tersebut tinggalnya hanya dipisahkan satu rumah dari sumber ledakan. Jadi cukup dekat,” ujar Christine saat ditemui Kompas.com di lokasi kejadian, Senin (20/2/2023).

Karena usia bayi yang masih sangat muda dan dampak ledakan yang begitu kuat, kata Christine, maka bayi tersebut harus menjalani observasi di rumah sakit selama beberapa hari.

Sementara korban luka-luka lainnya, kata dia, mayoritas adalah luka ringan seperti luka gores dan memar akibat tertimpa material bangunan rumah yang jatuh saat terjadi ledakan.