Turki Hentikan Operasi Pencarian dan Evakuasi Korban Gempa

Selain itu, beberapa korban selamat juga masih ditemukan setelah sepekan lebih gempa terjadi. Mereka yang selamat bertahan di antara puing-puing bangunan tanpa makanan dan minuman di saat cuaca dingin ekstrem melanda Turki.

Pada Sabtu (18/2), tim SAR menemukan sepasang suami istri dan anaknya berusia 12 tahun setelah 296 jam tertimbun reruntuhan bangunan.

Kantor berita Anadolu melaporkan sang anak tak lama meninggal dunia usai dievakuasi.

“Ini peristiwa yang tidak biasa. Secara fundamental, tubuh kita bisa bertahan tetapi banyak yang bergantung pada keberuntungan,” kata Profesor Bencana dan Kesehatan University College London, Ilan Kelman, kepada CNN.

“Ada semacam ‘hierarki’ kebutuhan dalam situasi bertahan hidup seperti itu. Aturan praktisnya adalah tiga menit tanpa oksigen, tiga gari tanpa air, tiga minggu tanpa makanan,” katanya.

Hingga kini, tercatat total 46.530 orang meninggal dunia akibat gempa di Turki dan Suriah. (berbagai sumber)

Editor: Erna Djedi