Menurut Nuryadi, alasan lain ialah jumlah siswanya yang tidak begitu banyak. Jadi sementara, perbaikan dilakukan dengan mempertimbangkan skala prioritas.
Menurutnya, anggaran perbaikan di tahun ini, lebih dialokasikan untuk sekolah yang dianggap prioritas. Jadi Nuryadi akan merencanakannya di tahun 2024 mendatang.
Bagaimana dengan APBD Perubahan tahun 2023? Nuryadi bilang hal itu memang memungkinkan dilakukan. Namun, perlu melihat dahulu kondisi di lapangan.
“Nanti kami cek. Kami identifikasi kerusakannya. Bila memungkinkan di anggaran perubahan, akan kami buat perencanaannya,” janjinya.
Seperti diketahui bahwa bangunan SDN Alalak Tengah 2 itu berada dalam sebuah gang. Puluhan tahun, bangunan SDN Alalak Tengah 2 Banjarmasin ini dibiarkan dalam kondisi rusak.
Berulang kali sudah usulan perbaikan dilayangkan, namun sejauh itu pula pihak sekolah hanya diberikan harapan tanpa realisasi.
Bangunan utama gedung SDN tersebut jauh dari kata layak. Salah satunya, ialah bagian plafon yang terletak di bagian atas di luar ruang kelas.
Hampir seluruh plafon itu tampak menjuntai di atas kepala siswa. Pagar kayu bangunan tersebut juga sebagian sudah tampak copot.
Lalu, lantai teras yang tampak tambal sulam. Berderak ketika diinjak dan sudah tak terhitung lagi berapa banyak lantai kayu yang patah. (ufx)
Editor Restu







